Sejak kecil kita sering ditanya "Nanti kalau sudah besar cita-citanya jadi apa ?" Tak hanya kita yang ditanya, bahkan ketika kitapun tumbuh dewasa pertanyaan yang sama terlontarkan begitu saja di bibir kita kepada anak yang masih kecil. Harapan membuat orang hidup. Memang benar, tanpa sebuah harapan hidup terasa tak ada artinya, tak ada motivasi untuk terus berjalan kedepan. Buat apa ? Namun, kenyataannya cita-cita tak melulu sama seperti yang pernah diucapkan, seperti yang pernah diharapkan. Karna ia berubah. Ada yang berhasil menjadi sama, ada yang berhasil karna ia berubah Perubahan kadang tak teridahkan. Kadang juga membuat berpikir ulang "apakah tak apa berubah? Bagaimana dengan mimpiku yang dulu kini usang ?" Rasa miris juga kadang mampir. Ada pula yang bahagia dengan perubahan, merasa senang hingga sangat senang atas keberhasilannya. Meski mimpinya yang dulu sudah lama terkubur dalam. Begitu teralih Tak apa berubah Sama pun juga tak apa Selama h...
Kadang kita kalau ketemu orang tuh suka nggak ngeh ya apa sih makna pertemuan ini. Tapi sebenarnya Tuhan itu selalu ngasih pesan tersirat dari sebuah pertemuan, bahkan pertemuan yang nggak kita inginkan sekalipun. Siang itu, saat sedang asyik-asyiknya menonton drama korea Secretary Kim kesukaanku, tiba-tiba mama menelepon.. "Ya ma?" "Nanti ada yang mau nginep, beresin kamar!" Perintah mama emang suka begitu. Tapi aku kaget dong siapa yang mau nginep ? "Hah? siapa ? apaan sih ma, jangan ngajak orang gak jelas nginep deh." Mamaku itu punya karakter terlalu baik ke orang, mungkin ini juga yang bikin doi waktu muda jadi Ratu PHP. "Ini keluarga, dia sepupuan sama kakekmu, dari blah blah bluh la la la," Aku nggak ngerti juga silsilahnya, oke ini keluarga. Aku beresin rumah. Oh ya, ini rumahku yang baru di Banjarbaru. Kota di Kalimantan Selatan, bukan yang di Barabai, ini nggak sehorror rumah sebelumnya, walaupun ya kadang-kadang ada. Aku bener-...